Begitu pula seorang apoteker harus menjadi pribadi yang lebih baik.
Sebuah quotes menarik, “kehadiran guru adalah cahaya yang menerangi kegelapan kebodohan”.
Kehadiran apoteker seorang guru menjadi cahaya bagi insan-insan yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya dengan cara berobat.
Apabila guru hadir untuk siswanya, maka apoteker hadir untuk masyarakat di sekitarnya.
Kehadiran guru sangat dinanti-nantikan murid-muridnya.
Semoga kelak kehadiran apoteker juga dinanti-nantikan pasien dan apoteker mulai dirasakan keberadaannya yang selama ini dikira hanya sebatas nama.
Guru akan selalu hadir saat bagaimanapun kondisi muridnya. Semoga apoteker bisa selalu hadir berada di apotek saat memberikan pelayanan kefarmasian kepada pasien.
Apoteker seorang guru yang berarti apoteker siap digugu dan ditiru. Sudah siapkah apoteker Indonesia?***